IRIndonesia

Interfaith Relationship Indonesia

Pluralis Agama disatu keluarga September 14, 2012

Filed under: Uncategorized — IRIndonesia @ 1:10 am
Tags: ,

Oleh: Dr.Hilman Puradiredja

Dalam satu keluarga yang terdiri Bapak, Ibu dan tiga anak masing masing memegang kepercayaan Agama yang berlainan. Apakah ini mungkin?

Bagi saya sebagai ketua dari keluarga yang terdiri dari lima orang ini, sama sekali tidak bermasalah dan sampai sekarang alhamdulilah keluarga kami rukun dan harmoni.

Waktu hari Natal kami semua merayakan hari Natal, karena ada satu anggota keluarga yang beragama Kristen, Lebaran dirayakan bersama karena ada satu anggota keluarga yang beragama Islam,Waisak juga merayakan bersama karena dua dari anggota keluarga beragama Buddha.Anggota keluarga yang satu lagi mempercayai ajaran Yesus, tetapi tidak masuk dalam satu Gereja, dia ikut merayakan semua hari suci dari tiga Agama .

Kenapa keluarga ini rukun dan harmoni? Ini mungkin karena saya sebagai suami dan ayah dari tiga anak ini selalu mengajarkan bahwa tujuan semua Agama adalah sama yaitu, selain agar mempercayai adanya Tuhan yang Maha Kuasa, Maha Adil dan Maha Penyayang, menjadi manusia yang baik, yang tidak berbuat jahat, tidak mengambil harta yang bukan haknya, tidak serakah, tidak suka iri, tidak menghambur nafsu, tidak suka benci dan berdendam. Menolong orang yang butuh pertolongan adalah dasar kemanusiaan.

Saya sebagai ketua dari keluarga ini tidak punya wewenang untuk menyuruh salah satu keluarga untuk memeluk satu kepercayaan, karena pada akhirnya setiap anggota keluarga harus mempertanggung jawabkan sendiri segala perbuatannya.

Saya tidak merasa keadaan ini akan dikutuk Tuhan, malahan merasa dibenarkan Tuhan, karena kita semua diberi berkah Tuhan yang besar sehingga bisa menyelesaikan study dengan baik, bisa punya kerja, bisa menafkahi sendiri, bisa sedikit membalas kebaikan orang tua, bisa banyak membantu saudara dan yang lainnya.

Kenapa bisa terjadi dalam satu keluarga ini beragama lain lain. Ini disebabkan karena saya dan istri berlainan Agama dan kami bersepakat agar anak anak dididik mempercayai Tuhan dan mengajarkan tentang kebaikan semua Agama.

Suami dan istri berlainan Agama di Jerman bukan hal yang jarang karena waktu perkawinan di negara Jerman tidak pernah ditanya Agamanya, artinya suami dan istri bisa berlainan Agama.

Sarvamangalam

Sumber dari sini.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s