IRIndonesia

Interfaith Relationship Indonesia

Prabowo Subianto February 9, 2012

Filed under: Tokoh — IRIndonesia @ 12:10 am
Tags: ,

Twitter: @Prabowo08, 24 Desember 2011

Seperti di Facebook barusan, malam ini saya akan sedikit bercerita mengenai pengalaman saya larut dalam suasana perayaan Natal.

1. Ayah saya beragama Islam. Ibu saya beragama Kristen. Saat Natal tiba, di rumah keluarga saya selalu terpajang pohon natal.

2. Sementara pada saat bulan Ramadhan, ibu saya ikut bangun tengah malam untuk bersahur bersama ayah saya.

3. Oh iya, ayah saya pertama kali bertemu dengan ibu saya di acara Mahasiswa Kristen Indonesia di Rotterdam tahun 1945

4. Ayah saya diundang untuk hadir pada acara tersebut. Jika saja beliau tidak datang, mungkin saya tidak lahir?

5. Saya selalu menyebut kakek saya, Margono Djojohadikusumo, sebagai seorang “Pancasilais” sejati. Kenapa?

6. Beliau memberi kesempatan kepada ayah saya untuk mempelajari beragam agama dan menentukan agama apa yang dijadikan pegangan hidup.

7. Sikap itu yang ditanamkan kepada saya dan adik dan kakak-kakak saya. Walaupun berbeda agama, Alhamdulillah kita dapat saling mengasihi.

8. Adik saya Hashim, dan kakak perempuan nomor satu saya beragama Kristen. Saya dan kakak perempuan nomor dua saya beragama Islam

9. Kemajemukan dan berbagi kasih dalam berbangsa, berkeluarga, adalah manifestasi dari Pancasila. Selamat Hari Natal.

Sumber dari sini

 

One Response to “Prabowo Subianto”

  1. Mengapa harus sibuk memikirkan perbedaan agama dan keyakinan ? tak ada ajaran yang buruk dari semua kepercayaan / agama baik keyakinan. Bahwa tentu ada Tuhan yang maha tunggal yang sangat mencintai hambanya dan tak ingin ummatnya saling berbenturan. marilah kita bina hidup berdampingan dengan damai dan saling menghargai kepercayaan masing2 tanpa menyakiti dan memaksakan kepercayaan kita terhadap pilihan yang manapun itu.. biarkan semua berjalan dengan takdirnya. dengan semangat penuh cinta kasih sesama mahluk ciptaan Allah SWT aaminn YRA…mari kita didik anak2 kita untuk saling rukun sayang-menyayangi dan memaafkan demi tercipta dunia yang lebih baik bagi penghuninya. mereka yang lahir dari rahim Muslim tetaplah berada di ranahnya, begitupun sebaliknya, tak ada kata benci karena Tuhan menciptakan manusia berbangsa-bangsa dan beraneka ras serta adat budayanya. Wassalam..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s