IRIndonesia

Interfaith Relationship Indonesia

Daniel Sahuleka January 26, 2012

Filed under: Tokoh — IRIndonesia @ 1:37 am
Tags: , ,

Pada usianya yang sudah berkepala enam, Daniel masih tetap nampak lihai memainkan jemarinya di antara senar-senar gitar, menghasilkan melodi indah mengiringi suara “emasnya” yang khas, hingga memancing gemuruh aplaus dari penonton.

Penyanyi kelahiran Semarang, 6 Desember 1950 itu kini menetap di Kota Winterwijsk, Belanda. Namun kota Semarang, diakui Daniel, memberikan kenangan yang sangat dalam, termasuk Rumah Sakit St. Elisabeth yang menjadi saksi kelahirannya.

Dalam konsernya di Semarang, Daniel berkali-kali menyinggung rasa cinta dan kasih sayang yang membuat perbedaan justru terlihat indah, seperti kehidupan orang tuanya yang berbeda keyakinan, Islam dan Kristen, namun saling menghargai dan menghormati.

“Mama saya Islam, sedangkan papa Kristen. Mereka saling mencintai dan tetap menghargai kepercayaan masing-masing. Karena itu, saya juga sangat menghargai perbedaan, sampai soal keyakinan yang dianut seseorang,” ujarnya.

Sumber dari sini

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s