IRIndonesia

Interfaith Relationship Indonesia

Bukit Kasih March 28, 2011

Filed under: Hotspot — IRIndonesia @ 5:47 pm
Tags: ,

Obyek wisata monumen Bukit Kasih, di Kanonang, Kecamatan Kawangkoan, Minahasa, Sulawesi Utara ini memiliki daya pikat tersendiri. Nuansa kerukunan antar umat beragama sangat terasa di sini, karena terdapat beberapa tempat ibadah dari lima agama di Indonesia, berada di satu lokasi. Suasananya begitu damai sekaligus memberikan keteduhan hati.

Begitu memasuki area Bukit Kasih, tampak tugu setinggi 22 meter yang memiliki segi lima sama sisi sama tinggi yang masing-masing sisi mewakili agama-agama di Indonesia. Tampak pula tangga menuju ke puncak yang cukup tinggi hingga turun ke bawahnya. “Ada ribuan anak tangga total keseluruhan dari awal naik hingga turun. Naik dari tangga di sebelah kiri dan turun melalui tangga sebelah kanan,” ujar Randy, pemandu wisata.

Bukit Kasih terletak 50 km sebelah selatan dari kota Manado yang dapat ditempuh dengan perjalanan selama 1,5 jam. Mendekati wisata religi ini yakni sekitar 30 menit sebelum tiba, puncak bukit Kasih sudah tampak ada salib di sana.

Melihat tingginya tangga naik menuju puncak, wisata religi yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara ini mengingatkan bagaikan “tembok China” di Indonesia.

Cukup melelahkan juga. Tetapi jika tidak kuat langsung naik hingga posisi puncak, bisa secara bertahap, misalnya, berhenti sejenak di tempat-tempat perisitirahatan kecil yang dilengkapi dengan atap berbentuk mirip payung.

Di tempat ini para wisatawan yang kelelahan naik tangga, bisa “menarik nafas” dulu sejenak sambil berfoto dengan pesona alam yang indah. Pemandangan air belerang yang terletak di sekitarnya, keramahan-tamahan warganya melengkapi daya tarik wisata religius di sana.
Setelah cukup lelah menaiki tangga hingga turun, maka persis di turunan tangga ada banyak kedai-kedai makanan dan minuman, serta terdapat fasilitas permainan “Flying Fox”. Bila ingin bersantai sambil melepas lelah, juga ada refleksi kaki. Sebelum direfleksi, kaki direndam dulu di air belerang yang hangat untuk memperlancar peredaran darah.

Berkomentar tentang kurangnya promosi terhadap obyek wisata ini, Jeanie Jeju Rumate, staf sekretariat daerah Kabupaten Minahasa mengatakan, memang belum ada promosi besar besaran. “Sejauh ini hanya promosi bersama tempat-tempat pariwisata yg ada di Minahasa. Mungkin karena belum adanya promosi yang mengkhususkan pada bukit kasih ini sehingga dinilai kurang. Ini benar benar menjadi pekerjaan rumah bagi instansi pemerintah bidang pariwisata. Karena sejauh ini yang saya tahu promosi dilakukan adalah promosi bersama,” jelas Jeanie kepada The Epoch Times.

Objek wisata Monumen Bukit Kasih, menurut situs resmi Pemerintah Kabupaten Minahasa, merupakan obyek wisata yang dibangun dengan maksud untuk menggugah hati nurani masyarakat akan penting kasih dan persaudaraan.

Bukit Kasih ini merupakan Bukit belerang yang masih alami, dimana disekitar bukit ini dibangun Monumen Bukit Kasih mencerminkan kebersamaan, persaudaraan lima agama; Kristen Protestan, Katolik, Islam, Hindu dan Budha di Sulawesi Utara.

Sumber dari sini.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s