IRIndonesia

Interfaith Relationship Indonesia

Pendapat Prenni Tentang Pasangan Beda Keyakinan January 11, 2011

Filed under: Esai — IRIndonesia @ 1:30 pm
Tags:

Oleh: Prenni Aritonang

Menurut pendapat saya Alkitab memperbolehkan pernikahan beda agama:

1 korintus 7
12. Kepada orang-orang lain aku, bukan Tuhan, katakan: kalau ada seorang saudara beristerikan seorang yang tidak beriman dan perempuan itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah saudara itu menceraikan dia.
13. Dan kalau ada seorang isteri bersuamikan seorang yang tidak beriman dan laki-laki itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah ia menceraikan laki-laki itu.
14. Karena suami yang tidak beriman itu dikuduskan oleh isterinya dan isteri yang tidak beriman itu dikuduskan oleh suaminya. Andaikata tidak demikian, niscaya anak-anakmu adalah anak cemar, tetapi sekarang mereka adalah anak-anak kudus.

Ayat ini khusus buat yang sudah terlanjur punya pasangan beda agama.

Ajaran Tuhan Yesus adalah ajaran penuh kasih karnanya dengan jelas firman diatas mengatakan supaya tidak menceraikan pasangannya. Tetapi sebaiknya saudara yang sudah mengenal Tuhan Yesus memperkenalkan dan dengan sabar menjelaskan apa isi alkitab.

Salah satu perhatian utama diantara mereka yang tidak termasuk dalam ajaran agama semitik adalah masalah pergantian agama sebelum pernikahan. Pernikahan, berbeda dengan kebanyakan yang dikatakan dalam novel-novel romantis, tidak berarti penyatuan total dan mutlak dari dua orang hingga pada tingkatan dimana setiap pasangannya kehilangan identitasnya masing-masing.

Ketika suatu ajaran agama menuntut bahwa kedua pasangan harus memiliki label agama yang sama, ajaran tersebut mengingkari hak dasar manusia sebagai seorang individu untuk mempercayai apa yang ia inginkan. Masyarakat melalui sejarah telah membuktikan bahwa “Kebersamaan dalam Perbedaan” tidak hanya mungkin tetapi justru perlu. Melalui perbedaan timbul rasa penghormatan dan pengertian yang lebih baik. Hal ini juga harus diterapkan dalam pernikahan. Banyak contoh nyata didunia ini dimana sang suami dan sang istri tetap mempertahankan keyakinannya masing-masing. dan tetap mampu mempertahankan kehidupan pernikahan bahagia mereka tanpa harus saling bertentangan.

Ayat diatas tidak menentang adanya ajaran agama lainnya meskipun dalam satu rumah yang sama. Sayangnya sikap mulia ini dimanfaatkan oleh penganut fanatik ajaran tertentu yang berusaha mengubah keyakinan orang lain dengan cara apapun. Tidak ada manusia cerdas yang punya hormat pada diri sendiri yang benar-benar memahami apa yang ia yakini berdasarkan pendiriannya sendiri akan mengubah keyakinannya hanya untuk memuaskan tuntutan penganut ajaran lainnya. Demikian pula mereka seharusnya tidak menyerah atas keyakinan mereka sendiri.

Oleh karenanya, sangatlah penting untuk diketahui seseorang bahwa jika suatu peroses ganti agama dilakukan, hal tersebut haruslah didasarkan pada pemahaman yang benar dan tidak semata-mata demi kesenangan yang lain ataupun paksaan. Ayat tersebut tetap mempertahankan kebebasan seseorang dalam memilih keyakinannya. Prinsip dasar ini mestilah dihormati oleh semuanya.

 

One Response to “Pendapat Prenni Tentang Pasangan Beda Keyakinan”

  1. David Says:

    sangat terharu lihat artikel ini. boleh kah saya berkonsultasi?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s